Berita

Suasana rapat Komisi III DPR bersama dengan Jaksa Agung/RMOL

Politik

Rapat Memanas, Nasdem Tersinggung Saat Demokrat Sindir Penyalahgunaan Wewenang Jaksa Agung Dari Parpol

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rapat perdana Jaksa Agung, ST Burhanuddin bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11) sempat berlangsung panas.

Suasana memanas saat Anggota Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman diberikan kesempatan berbicara dan membahas soal Jaksa Agung periode lalu, HM Prasetyo yang merupakan mantan kader Partai Nasdem.

Meski tidak menyebutkan asal partai Prasetyo, Harman menilai posisi Jaksa Agung periode lalu telah membuahkan penyalahgunaan wewenang jabatan di peradilan.


"Dulu Jaksa Agung kita jelas-jelas (dari) partai politik, dan jadikan kejaksaan ini alat politik. Saya mohon Bapak Jaksa Agung catat ini, tolong jaga netralitas, jaga profesionalitas dan jagalah keadilan," ujar Benny.

Terpancing, anggota Fraksi Partai Nasdem, Taufik Basari langsung melayangkan protes. Dia menegaskan bahwa rapat kerja tidak perlu membahas partai politik.

"Saya hanya ingin memberikan catatan saja agar jangan tendensius, ketika kita menyampaikan hal yang menuduh di antara kita di sini, terkait dengan partai politik misalnya," kata Taufik.

"Saya tidak menuduh siapapun partai politik itu, tetapi saya ingatkan dulu ada orang partai politik yang menjadi Jaksa Agung," balas Harman menyambut protes Taufik.

Untuk meredam suasana, Ketua Komisi III, Herman Herry yang memimpin rapat meminta keduanya berbicara di ruang pimpinan.

"Cukup-cukup. Jika masih ada yang belum selesai, saya skors rapat ini selesaikan di ruang pimpinan," tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya