Berita

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita/Net

Politik

Pertumbuhan Industri Tekstil Tertinggi Di Sektor Manufaktur

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 09:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Industri tekstil dan pakaian masih menjadi sektor manufaktur yang mengalami pertumbuhan paling tinggi pada triwulan III tahun 2019. Tercatat sebesar 15,08 persen atau melampaui pertumbuhan ekonomi 5,02 persen di periode yang sama.

Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (7/11).

"Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian sebagai satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan pengembangannya terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0," kata Agus.


Ia menyatakan, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional semakin kompetitif di kancah global. Hal itu lantaran memiliki daya saing tinggi dan struktur industrinya sudah terintegrasi dari hulu sampai hilir.

"Kinerja gemilang dari industri tesktil karena sejalan dengan tingginya permintaan di pasar domestik, yang tercermin dari peningkatan produksi di sentra produksi tekstil dan pakaian jadi, khususnya wilayah Jawa Barat," ujar Agus.

Mantan Menteri Sosial ini menuturkan, pihaknya juga proaktif memacu ekspor produk TPT nasional. Karena itu, beberapa langkah strategis seperti mendorong perluasan akses pasar dengan merestrukturisasi mesin dan peralatan.

"Jadi, untuk menggenjot daya saing industri TPT, banyak hal yang kami pacu. Misalnya, memudahkan ketersediaan bahan baku dan pasokan energi," kata dia.

Seiring dengan upaya pemerintah yang tengah menyelesaikan aturan perlindungan (safeguard) untuk mengenakan bea masuk pada produk tekstil yang berasal dari luar negeri, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, produksi industri pakaian jadi mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 15,29 persen.

"Atas dasar itu, Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor dari industri TPT nasional akan menembus hingga 15 miliar dolar Amerika Serikat sepanjang tahun 2019," demikian Agus. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya