Berita

Iran/Net

Dunia

Negara Barat Ingkari Perjanjian 2015, Iran Mulai Kembali Pengayaan Uranium

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran melanjutkan program pengayaan uranium di fasilitas nuklir Fordow bawah tanahnya baru-baru ini. Hal itu dilaporkan oleh Organisasi Energi Atom negara itu (AEOI) pada hari Kamis (7/11).

Langkah tersebut membuat kesepakatan nuklir 2015 dengan negara-negara kekuatan dunia semakin menjauh dari realisasi. Salah satu poin dalam perjanjian bersejarah itu adalah melarang pengayaan dan bahan nuklir dari Fordow.

"Setelah semua persiapan yang berhasil injeksi gas uranium ke sentrifugal dimulai pada hari Kamis di Fordow. Semua proses telah diawasi oleh inspektur pengawas nuklir Amerika Serikat," kata AEOI dalam sebuah pernyataan.


"Prosesnya akan membutuhkan beberapa jam untuk stabil dan pada hari Sabtu, ketika inspektur Badan Energi Atom Internasional akan kembali mengunjungi situs tersebut, tingkat pengayaan uranium 4,5 persen akan tercapai," kata juru bicara AEOI Behrouz Kamalvandi seperti dimuat Reuters.

Diketahui bahwa langkah ini diambil Iran setelah Amerika Serikat manrik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2018 lalu. Negeri Paman Sam mengingkari komitmen awal yang dibuat di masa pemerintahan Barack Obama.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya