Berita

Fahri Hamzah saat hadiri acara menghimpun kebaikan/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: Menteri Jokowi Banyak Jagoannya, Mbok Ya Kerja Yang Bener

KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 | 02:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri di Kabinet Indonesia Maju dinilai sangat berpengalaman dan diduduki oleh orang-orang besar yang diharapkan bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik.

Hal itu disampaikan mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah di acara Menghimpun Kebaikan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu malam (6/11).

Menurut Fahri, menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo diharapkan bekerja secara serius agar bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik.


"Kita berdoa supaya menteri ini mbok ya kerja yang bener, itu aja saya pikir arahnya sekarang ini loh. Saya pikir dari sisi profesionalitas dan kapasitas kerja menteri yang ada saat ini banyak jagoan-jagoannya. Sekarang ini kan Menteri berpengalamannya banyak ini raksasa-raksasa masuk semua," kata Fahri Hamzah.

Karena kalau tidak kata Fahri, pemerintah akan berbahaya bagi ekonomi dan bagi konsolidasi politik tahun 2024 jika para menteri tidak bisa mengubah keadaan saat ini.

"Jadi ini raksasa-raksasanya mbok ya kerja yang bener, selamatkan ini keadaan. Kita nunggu, kita bukan takut, kita nunggu. Menteri yang ngawur ngomongnya ngawur langkahnya kita hajar terus supaya mereka berjalan lurus. Itu lah kira-kira posisi saya dan sedikit mungkin posisi Partai Gelora," jelasnya.

"Karena kita juga enggak mau ngerusak keadaan, silahkan saja. Kalau dia rusak ya kita akan hadapi dia gitu, tapi bahwa 2024 adalah pertarungan menarik yang memberikan harapan termasuk harapan bagi orang-orang yang kaya kita ini," pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya