Berita

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Pertahanan

TNI Akan Bangun Sistem Penangkal Rudal Di Ibukota Baru

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pertahanan di ibukota harus maksimal karena menjadi pusat dari negara. Dalam kondisi konflik, maka titik yang diserang dengan kekuatan besar adalah ibukota negara.

Begitu gambaran yang diberikan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto soal pembangunan pertahanan ibukota negara Indonesia yang direncanakan akan dipindah ke Kalimantan Timur.

"Pembangunan sistem pertahanan di ibukota negara merupakan suatu hal yang mutlak bagi Indonesia," ujar Hadi dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11).


Hadi menekankan pada pertahanan udara. Kata dia, pertahanan udara menjadi yang paling sentral untuk dioptimalkan karena potensi ancaman serangan lebih besar dari serangan darat dan laut.

"Pemberlakuan Air Defence Identification Zone (ADIZ), restricted and prohibited area (daerah terbatas dan terlarang) sesuai PP 4/2018 tentang pengamanan wilayah udara Republik Indonesia," jelasnya.

Meski begitu, lanjutnya, pertahanan darat bukan berarti tidak penting. Nantinya, TNI akan membuat konsep penangkal serangan darat, termasuk dari rudal.

"Pembangunan sistem pertahanan penangkal serangan rudal, pesawat udara musuh, roket, infiltran sabotase siber dan serta ancaman chemical biology dan radio aktif, nuclear dan explosive,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya