Berita

Nadiem Makarim/Net

Politik

Jokowi Butuh Keberanian Nadiem Dobrak Hal-Hal Monoton

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 11:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ada alasan khusus di balik pemilihan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk Kabinet Indonesia Maju periode 2019 hingga 2024.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa di tengah dunia yang terus berubah dengan cepatnya, dia ingin memiliki pendekatan yang berbeda untuk bidang pendidikan.

Menurutnya, dunia pendidikan Indonesia harus mampu menyikapi disrupsi teknologi dan manajemen pendidikan juga sudah saatnya harus dikelola dengan teknologi. Namun, perubahan tersebut tidak boleh menggeser tujuan pendidikan untuk membangun karakter dan jati diri bangsa.


"Untuk menghasilkan lompatan kemajuan dalam pendidikan nasional itu, dibutuhkan figur yang berani mendobrak hal-hal yang monoton," ujar Jokowi merujuk pada Nadiem, sebagaimana dikutip dari media sosial pribadinya, Rabu (6/11).

Dengan dijadikannya Nadiem sebagai Mendikbud, Jokowi berharap dan optimis bahwa kemajuan pendidikan dapat dicapai.

Sementara itu, Nadiem mengungkapkan ada lima prioritas yang akan ia lakukan dalam lima tahun ke depan, salah satunya adalah pengembangan teknologi. Menurutnya, pengembangan teknologi yang menggantikan guru adalah salah total.

"Teknologi itu untuk memperbaiki, meningkatkan kapasitas, bukan untuk replace atau menggantikan," ujarnya dalam Rapat Kondolidasi yang dilakukan Kemenko PMK pada Kamis (31/10).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya