Berita

Industri di China/Net

Dunia

PBB: Perdang Dagang Lukai Ekonomi AS Dan China

RABU, 06 NOVEMBER 2019 | 06:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perang dagang yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat dan China merugikan ekonomi kedua negara tersebut.

Begitu bunyi laporan terbaru PBB dalam Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD). Laporan yang dirilis Selasa (5/10) itu meneliti dampak dari kenaikan tarif yang diberlakukan oleh dua ekonomi terbesar di dunia itu.
Hasilnya, mereka menemukan bahwa hal itu menyakiti ekonomi keduanya. Hal itu terlihat dengan penurunan tajam dalam ekspor dan harga yang lebih tinggi bagi konsumen.
Jika terus berlanjut, maka perang dagang pada gilirannya beresiko melukai ekonomi global.


"Perang dagang lose-lose tidak hanya merugikan pesaing utama, tetapi juga membahayakan stabilitas ekonomi global dan pertumbuhan di masa depan," kata kepala divisi perdagangan dan komoditas internasional UNCTAD Pamela Coke Hamilton dalam sebuah pernyataan.

Diketahui bahwa perang dagangan Amerika Serikat-China sejak tahun lalu telah melihat tarif yang dikenakan untuk barang-barang bernilai ratusan miliar dolar.

Analisis UNCTAD, yang hanya melihat dampak dari tarif Amerika Serikat, menemukan bahwa mereka telah menyebabkan penurunan 25 persen dalam impor Amerika Serikat untuk produk-produk China yang terkena sanksi pada paruh pertama tahun 2019 saja.

"Tarif Amerika Serikat untuk China secara ekonomi merugikan kedua negara," begitu kata laporan tersebut, seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya