Berita

Ujang Komarudin/Net

Politik

Peluang Prabowo-Puan Vs Anies-Emil Di 2024 Terbuka

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 12:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peta politik Pilpres 2024 mulai bisa diraba. Hal itu seiring perang dingin yang terjadi antar pendukung Joko Widodo-Maruf Amin.

PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang menjadi seteru di Pemilu Serentak 2019 tampak mulai mesra. Kemesraan mulai ditunjukkan saat Ketum Gerindra Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Buntutnya, Prabowo kini menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju sebagai Menteri Pertahanan.


Sementara di satu sisi, Partai Nasdem mulai melakukan manuver. Ketum Nasdem Surya Paloh bahkan menemui partai yang berada di luar pemerintahan, PKS. Surya Paloh juga kerap menunjukkan kemesraan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang di Pilkada DKI 2017 mengalahkan kader PDIP.

Banyak kalangan menyebut riak-riak di kabinet tersebut merupakan persiapan dalam menggalang kekuatan untuk Pilpres 2024. PDIP dan Gerindra digadang tengah menyiapkan duet Prabowo-Puan Maharani. Sedang Nasdem mempersiapkan duet Anies Baswedan-Ridwan Kamil.

Bagi pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin prediksi tersebut sangat mungkin terjadi. Baginya segala kemungkinan masih terbuka bagi gelaran Pilpres 2024 yang masih lama digelar.

"Semua kemungkinan bisa terjadi. Ketika Jokowi 2024 nggak bisa maju lagi, maka kemungkinan bisa ada 3 atau 4 pasangan calon," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (5/11).

Bahkan, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini meyakini partai-partai akan membuat aturan main baru untuk pilpres mendatang. Sehingga memungkinkan calon yang mereka usung bisa melenggang.

"Bisa saja nanti dalam dua atau tiga tahun ke depan akan ada revisi UU Pemilu. Jadi syarat presidensial threshold-nya tidak 20 persen lagi,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya