Berita

Penemuan migran di dalam truk pendingin di Yunani/Reuters

Dunia

Polisi Yunani Temukan 41 Migran Di Dalam Truk Pendingin

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 07:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Yunani menemukan 41 migran, sebagian besar warga Afghanistan, bersembunyi di dalam sebuah truk pendingin di sebuah jalan raya di Yunani utara pada Senin (4/11).

Saat ditemukan, sistem pendingin di truk tempat para migran ditemukan belum dinyalakan dan tidak ada satupun dari mereka yang terluka.

Penemuan itu terjadi setelah polisi menghentikan truk di dekat kota Xanthi untuk pemeriksaan rutin. Polisi terkejut ketika menemukan ada 41 migran di dalam truk pendingan tersebut.


Polisi segera mengamankan sang pengemudi serta para migran ke kantor polisi terdekat untuk identifikasi.

Yunani diketahui masih berjuang menghadapi meningkatnya migran dan pengungsi sejak 2015, ketika lebih dari satu juta menyeberang ke Eropa dari Turki melalui Yunani.

Dikabarkan Reuters, sebagian besar dari mereka mencapai pulau-pulau Aegean Yunani yang dekat dengan pantai Turki melalui kapal tetapi sejumlah besar juga datang melalui darat menggunakan perbatasan sungai yang melintasi Turki.

Saat ini, ada sekitar 34.000 pencari suaka dan pengungsi ditahan di kamp-kamp yang penuh sesak di pulau-pulau Aegean dalam kondisi yang dianggap oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia, buruk.

Pemerintah konservatif yang berkuasa pada bulan Juli berjanji untuk memindahkan 20.000 orang dari pulau-pulau itu dan mendeportasi 10.000 orang yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan suaka pada akhir 2020.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya