Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sri Mulyani: Konsolidasi Fiskal Lambat Karena Ketidakjelasan Ekonomi Global

SELASA, 05 NOVEMBER 2019 | 01:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui adanya penurunan konsolidasi fiskal nasional ditengah himpitan ketidakjelasan ekonomi global.

Hal tersebut diakui Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).

"Konsolidasi fiskal kita agak sedikit ada perlambatan karena adanya kebutuhan menjaga ekonomi kita dari perlemahan global saat ini," ujar Sri.


Kondisi tersebut, dikatakan Sri memunculkam indeks pertumbuhan pembayaran bunga utang yang menurun. Hal ini muncul setelah pemerintah lebih berhati-hati dalam pengelolaan anggaran.

"Untuk tahun 2020 ini juga kita melihat adanya growth yang menurun dari sisi evaluasi pembayaran bunga utang, jadi ini adalagh sejarah dengan prinsip kehati-hatian kita," jelasnya.

Prinsip kehati-hatian itu, lanjutnya, akan terus dilakukan pemerintah. Terutama, dalam menjaga implikasi utang terhadap eksistensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Agar efisiensi dari biaya utang tetap bisa kita kendalikan sesuai dengan tren internasional dan dari sisi advantage ekonomi kita sendiri," tukasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya