Berita

Aung San Suu Kyi di tengah KTT ASEAN di Bangkon/CNA

Dunia

Sekjen PBB Desak Myanmar Jamin Keamanan Pengungsi Rohingya, Aung San Suu Kyi Bergeming

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 07:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Myanmar harus mengambil tanggungjawab dengan memastikan kepulangan para pengungsi Rohingya dengan aman setelah terusir akibat tindakan keras militer tahun 2017 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Ketua PBB Antonio Guterres dalam sebuah permohonan yang dibuat di depan pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam KTT ASEAN di Bangkok, Thailand akhir pekan kemarin (Minggu 3/11).
Dalam kesempatan itu, Guterres mengatakan bahwa dia sangat prihatin dengan keadaan buruk yang dialami oleh pengungsi Rohingya.

Dia mendesak Myanmar bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan yang kondusif untuk repatriasi pengungsi yang aman, sukarela, bermartabat dan berkelanjutan bagi para pengungsi Rohingya.

Dia mendesak Myanmar bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan yang kondusif untuk repatriasi pengungsi yang aman, sukarela, bermartabat dan berkelanjutan bagi para pengungsi Rohingya.

Dikabarkan Channel News Asia, Guterres juga menyerukan agar Myanmar memastikan para aktor kemanusiaan memiliki akses penuh dan tidak terbatas ke daerah-daerah kepulangan pengungsi Rohingya.

Aung San Suu Kyi yang berada dalam momen yang sama hanya duduk tanpa ekspresi ketika Guterres berbicara.

Untuk diketahui bahwa kekerasan di negara bagian Rakhine terjadi pada tahun 2017 dan memaksa lebih dari 740 ribu warga Rohingya melarikan diri. Sebagian besar dari mereka mencari perlindungan di kamp-kamp yang penuh sesak di negara tetangga Bangladesh.

Penyelidik PBB bahkan menilai bahwa itu adalah bentuk genosida.

Setelah kebanjiran kritik, pemerintah Myanmar mengatakan bahwa mereka menyambut kembali para pengungsi Rohingya dan menyetujui status birokrasi mereka di bawah kewarganegaraan penuh.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya