Berita

Salah satu korban luka di tengah aksi protes di Hong Kong/Net

Dunia

Demo Berujung Bentrok Di Hong Kong, Telinga Pengunjuk Rasa Putus Karena Serangan Pisau

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aksi unjuk rasa terbaru dalam gelombang protes anti-pemerintah Hong Kong terjadi pada akhir pekan kemarin (Minggu, 3/11). Aksi unjuk rasa terbaru bahkan membuat sebuah mall berubah menjadi medan pertumpahan darah.

Ratusan pengunjuk rasa mulanya membentuk rantai manusia di mall Cityplaza, yang terletak di pinggiran timur Taikoo Shing. Namun tidak lama setelah itu, aksi unjuk rasa berubah menjadi konflik dan bentrok dengan polisi.

Pada saat bentrok terjadi, mall masih dalam keadaan buka dan banyak pengunjung yang terjebak di dalamnya.


Pihak kepolisian Hong Kong mengklaim, bentrok bermula ketika para pengunjuk rasa merusak sebuah restoran setelah mengumandangkan nyanyian dan slogan damai.

Channel News Asia mengabarkan bahwa bentrok yang terjadi sangat brutal di luar mall. Seorang anggota dewan pro-demokrasi setempat, Andrew Chiu bahkan mengalami luka yang parah di bagian telinga. Dia digigit oleh seorang tak dikenal.

Anggota parlemen dari Partai Demokrat James To mengatakan kepada wartawan bahwa seseorang mengigit telinga Chiu hingga hampir terpotong. Bukan hanya Chiu yang menjadi korban, seorang pengunjuk rasa lainnya bahkan lebih parah dengan daun telinga terpotong sepenuhnya akibat serangan pisau. Pengunjuk rasa yang tidak diketahui namanya itu tampak di televisi lokal memegang potongan telinganya sendiri ke dalam kantong plastik dengan tangannya yang berdarah.

Selain itu, seorang pria lain terlihat pingsan dalam genangan darah yang muncul di punggungnya.

Dalam laporan media lokal lainnya, di hari yang sama ditemukan seorang korban lain, yakni pria dengan kaus abu-abu berdarah-darah pingsan setelah dipukuli oleh orang banyak. Dia dituduh sebagai pelaku yang melakukan sernagan pisau di tengah aksi protes.

Kantor berita RTHK yang merekam perkelahian itu, melaporkan bahwa penyerang itu adalah seorang penutur bahasa Mandarin. Dia berdebat dengan para korbannya tentang politik sebelum dia mengeluarkan pisau.

Dalam aksi kemarin, setidaknya lima orang terluka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Dua korban dalam kondisi kritis, dua korban dalam kondisi serius dan satu lainnya dalam kondisi stabil.

Sementara itu, polisi Hong Kong mengatakan telah menangkap tiga orang tanpa merinci apakah tersangka penyerang pisau termasuk di antara mereka yang ditangkap atau terluka.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya