Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Sidang Etik Oknum Polisi Yang Diduga Sekap Dan Peras WN Inggris Akan Ditangani Aparat Gabungan

SENIN, 04 NOVEMBER 2019 | 04:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aparat gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya akan menangani empat oknum anggota polisi yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan dan pemerasan terhadap warganegara Inggris Matthew Simon Craib.

Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Listyo Sigit mengatakan, setelah nanti selesai menjalani pemeriksaan kasus dugaan pidana penyekapan dan pemerasan terhadap Matthew, keempat oknum polisi itu akan diperiksa internal oleh gabungan Propam Mabes Polri dan Polda Metro.

"Sekarang proses pidana dulu, baru internal, nantinya gabungan dengan Propam Mabes," jelas Sigit, Minggu (3/11).


Berdasarkan informasi dari kepolisian, empat oknum polisi diduga telah membantu dalam kasus penyekapan dan pemerasan terhadap Matthew. Oknum berinisial Bripda JBB, Bripda NPO, Briptu HB, dan Bripka SBS memiliki peran masing-masing.

Adapun pemeran utama penculikan dan pemerasan tersebut diperankan oleh rekan kerja Matthew bernama Giovanni yang meminta pacarnya Nola Aprilia untuk merencanakan tindakan penculikan serta pemerasan tersebut.

Saat ini keempat oknum polisi sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya