Berita

Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay (kiri) dan Waketum PAN, Hanafi Rais/RMOL

Politik

BPJS Naik Karena Kepentingan Politik Jokowi, Padahal Sudah Diusulkan Tiga Tahun Lalu

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo resmi menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar 100 persen pada Kamis (24/10).

Kenaikan iuran itu berlaku bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 75/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menyebutkan bahwa rencana kenaikan iuran BPJS sudah disampaikan kepada DPR sejak tiga tahun lalu.


"Sejak tiga tahun lalu mereka (pemerintah) sudah mengusulkan agar adanya kenaikan iuran BPJS ini," ujar Saleh di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/11).

Saleh menyebut rencana iuran BPJS itu memang tidak langsung direalisasikan. Pasalnya, ada kepentingan politik sendiri dari Presiden Jokowi yang kala itu ingin bertarung di Pilpres.

"Karena situasi kondisi politik menjelang Pemilu tentu sangat tidak strategis untuk menaikkan iuran BPJS saat itu, apalagi kita tahu Presiden Jokowi akan maju lagi pada periode kedua," jelasnya.

Usai Pilpres itulah, kata Wakil Sekjen PAN ini, pemerintah dengan pertimbangan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) mengambil keputusan untuk menaikkan iuran BPJS.

"Itu terjadi sekitar 3 bulan setelah Pemilu dan itu oleh DJSN yang melakukan penghitungan harian itu akhirnya menaikkan iuran BPJS sampai 100 persen," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya