Berita

Kunjungan wartawan Korea Selatan di Kemenpar RI/Repro

Dunia

Perkuat Hubungan Baik, Wartawan Negeri Ginseng Sambangi Kemenpar, PWI Dan Dewan Pers

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 08:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tegur sapa hangat mewarnai pertemuan antara rombongan wartawan dari Journalist Association of Korea Korea (JAK) dengan perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI, yakni Director of Tourism Marketing for Asia Pacific Ardi Hermawan dan sejumlah asisten di Gedung Sapta Pesona Jakarta Pusat, pada Kamis (31/10).

Rombongan wartawan JAK itu sendiri terdiri dari 11 wartawan dari berbagai media di Korea Selatan.  Mereka melakukan kunjungan resmi ke Indonesia dari tanggal 30 Oktober hingga 3 November mendatang.

Mereka terdiri dari Vice President Yonhap News Agency Moon Kwanhyun, Vice President Jellaibo Jang Taeyeoup, Vice President Money Today Chioi Sukhwan, President of Daegu-Gyeongbuk Journalist Association, Daego Ilbo Lee Juhyung, President of CBS Branch Lim Jinsu, President of The Herald Business Branch Kim Soo Han, Director of JAK Lee Won Hee serta serta Park Jikyoung dari The Kwangju Ilbo, Park Sang Joun dari The Maeil Shinmun, Kwon Ki Taek dari Busan Ibo,


Dalam pertemuan di Kementerian Pariwisata RI, Ardi memaparkan tentang target Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II di tahun 2019 untuk menarik kunjungan sembilan juta wisatawan macanegara. Dia berharap bahwa arus wisatawan dari Korea Selatan juga ikut meningkat.

"Tahun 2019 ini ditargetkan 483.400 wisatawan dari Korea Selatan akan mengunjungi Indonesia," ujar Ardi seperti keterangan yang diterima redaksi (Jumat, 1/11).

Usai pertemuan di Kementrian Pariwisata, Rombongan JAK yang dipimpinJung Kyu Sung itu kemudian melanjutkan kunjungan ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang diterima oleh Sekjen PWI Mirza Zulhadi serta tiga orang Direktur PWI yaitu Mohammad Nasir, Bob Iskandar dan Dar Edi Yoga.

Selain itu, rombongan JAK juga berkunjung ke Dewan Pers yang diterima Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun.

Untuk diketahui bahwa di negeri ginseng, media massa terdiri dari sekitar 4.250 media dengan 30 ribu wartawan. Di negara tersebut, penyiaran sebagian besar dilakukan melalui televisi.

Sementara itu, JAK sendiri merupakan organisasi yang memiliki anggota 188 media dan sekitar 10.000 anggota.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya