Berita

Muhadjir Effendy/Net

Politik

Target Menko Muhadjir, Kemiskinan Tinggal 6,5 Persen Di 2024

JUMAT, 01 NOVEMBER 2019 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah target pembangunan manusia mulai diurai Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Setidaknya ada target di tiga indikator yang akan dicapai selama lima tahun mendatang.

Menko PMK, Muhadjir Effendy menguraikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tahun 2019 adalah  71,98. Dia menargetkan IPM meningkat menjadi 72,51 di tahun 2020

“Di tahun 2024 kita harap IPM kita sampai pada 75,54. Itu yang akan kita raih,” urai mantan Mendikbud itu usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10) sore.


Selanjutnya, Menko Muhadjir memasang target angka kemiskinan yang kini berkisar 9,5 persen bisa terus ditekan. Di tahun 2020, dia ingin kemiskinan menurun menjadi 8,5 persen.

“Kemudian tahun 2024 diharapkan angka kemiskinan akan berada di 6,5 persen untuk target optimis, atau 7 persen pada target pesimis,” tegasnya seperti dikutip laman Setkab.

Terakhir, dia ingin tingkat ketimpangan yang kini berkisar 0,385 bisa diturunkan menjadi 0,375 di tahun depan. Sebanyak 7 menteri dan 14 badan di bawah Kemenko PMK akan dikerahkan untuk mengejar target tersebut.

“Sedangkan untuk 2024 untuk jangka menengah itu target kita adalah 0,370 sampai 0,374,” harapnya.

“Itulah yang akan kita jadikan patokan untuk seluruh program kementerian, badan dan lembaga yang berada di bawah koordinasi Kementerian PMK,” tegas mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya