Berita

Tokoh bangsa Dr. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Ke Jokowi: Sekalian Tambahin Manipulator Pancasila

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 18:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tokoh bangsa Dr. Rizal Ramli menyambut baik usulan Presiden Joko Widodo agar istilah radikalisme diganti menjadi manipulator agama.

"Bagus ini Pak @jokowi," kata ekonom senior ini dengan menyertakan emoticon jempol, di akun Twitter miliknya @RamliRizal, Kamis (31/10).

Rizal menambahkan, kalau perlu Kepala Negara juga menyematkan "manipulator" kepada pengganggu atau pengacau Pancasila.


"Kalau bisa tambahin manipulator Pancasila sekalian," ujar Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini.

Rizal sebelumnya mencium ada maksud lain dari pemerintah dengan terus mendengungkan isu radikalisme yaitu untuk menutupi kegagalan masalah ekonomi.

"Setahun ke depan agaknya akan digoreng terus isu 3R (radikalisasi, radikulisasi dan radikolisasi). Supaya soal-soal ekonomi, kemiskinan, soal-soal sosial lain menjadi tidak penting," ujarnya, Minggu (27/10).

Prediksi Rizal terbukti bukan sembarangan. Pasalnya, baru empat hari dilantik menjadi Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Maju, Sri Mulyani telah mengumumkan rencana akan menerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing atau global bond.

Langkah Sri Mulyani itu diambil karena APBN 2019 mengalami defisit sementara kebutuhan negara membengkak. Defisit tersebut berasal dari belanja negara sebesar Rp 2.461,1 triliun, sementara pendapatan hanya sebesar Rp 1.189,3 triliun.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya