Berita

Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj saat memberi tausiyah di halaman Kantor PBNU/Twitter

Politik

KH Said Aqil Siradj: Kita Wajib Hormati Habaib, Termasuk Rizieq Shihab

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 09:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyatakan seluruh nahdliyin untuk selalu menghormati sesama, termasuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib RIzieq Shihab.

"Kita harus hormat pada Habaib. Allah mengatakan ke Nabi Muhammad: Muhammad, saya tidak mau imbalan, satu yang saya minta adalah cintailah keturunanmu," kata Said menerjemahkan salah satu ayat dalam Al Quran Surat Asy-Syura, Rabu (30/10).

Said aqil menjelaskan sikap hormat pada habaib itu dilandaskan pada ajaran dalam Al-Quran dan kesamaan ukhuwah Islam.


"Maka kita wajib menghormati ahlul bait Habaib, semua Habaib enggak pandang bulu. Kita harus hormat. Habib Jindan, Habib Lutfi, Habib Syeh," ujar Said saat acara Istighosah bersama di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Salemba Jakarta Selatan.

Jemaah yang hadir lalu menyebut nama Habib Rizieq. "Habib Rizieq, iya. Alasan yang paling utama adalah karena perintah Alquran tadi dan kedua sesama ukhuwah islamiah," ujarnya.

Tampak hadir Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Rais Syuriah PBNU KH Musthofa Aqil Siradj, Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Agus Salim, dan Sekjend PBNU Helmi Faishal Zaini, Ketua PBNU H Manan Abdul Ghani, H Robikin Emhas, H Agus Salim dan ribuan jamaah dari berbagai daerah.

Dalam acara istighosah itu, Nahdliyin yang dari berbagai daerah mendapatkan ijazah Hizib Nashar dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pemberian ijazah dilakukan di sela-sela kegiatan Istighotsah dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pengasuh Pesantren Wonogiri KH Abdul Majid Wahab hadir sebagai pemandu proses pemberian ijazah Hizib Nashar.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya