Berita

Gambar perdana yang dirilis oleh militer AS/BBC

Dunia

Ini Gambar Perdana Serangan Memburu Pemimpin ISIS Yang Dirilis AS

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 07:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Militer Amerika Serikat merilis rekaman pertama operasi serangan militer di Suriah yang dilakukan pekan lalu di mana pemimpin Kelompok Militan ISIS Abu Bakar al-Bagdhadi meninggal dunia.

Video tersebut menunjukkan pasukan dari atas pesawat tempur menembaki gerilyawan di tanah ketika mereka terbang menuju kompleks tempat Abu Bakar Baghdadi. Aksi itu dilakukan sebelum pasukan bergerak turun ke tanah.

Baghdadi sendiri sempat melarikan diri ke dalam terowongan dan bunuh diri dengan meledakkan rompi bunuh diri bersama dengan anaknya.


Pasca serangan tersebut, pasukan Amerika Serikat menghancurkan komplek tersebut dengan amunisi.

Kepala Komando Pusat Amerika Serikat, Jenderal Kenneth McKenzie, mengatakan bahwa bangunan yang hancur dibiarkan tampak seperti tempat parkir dengan lubang besar.

Jenderal McKenzie juga memastikan bahwa dalam aksi bunuh diri itu, Baghdadi tewas dengan dua anaknya di dalam terowongan, dan bukan tiga seperti yang dilaporkan sebelumnya.

"Dia merangkak ke dalam lubang dengan dua anak kecil dan meledakkan dirinya sendiri sementara orang-orangnya tetap di tanah. Anda dapat menyimpulkan orang macam apa itu berdasarkan kegiatan itu," katanya dalam konferensi pers.

"Itu akan menjadi pengamatan empiris saya tentang apa yang dia lakukan. Saya tidak dapat mengkonfirmasi hal lain tentang detik-detik terakhirnya. Saya hanya tidak bisa mengkonfirmasi hal itu," tegasnya seperti dimuat BBC.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa empat wanita yang mengenakan rompi bunuh diri dan satu pria juga ikut meninggal dunia di kompleks tersebut. Bukan hanya itu, sejumlah pejuang yang tidak dikenal juga tewas setelah menembaki helikopter Amerika Serikat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya