Berita

Fungsionaris Partai Nasdem dan PKS/RMOL

Politik

Ketemu Nasdem, PKS Tegaskan Fungsi DPR Awasi Pemerintahan

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 21:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan kembali tentang fungsi DPR sebagai pengawas pemerintahan saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10)

Sohibul Iman menjelaskan, dalam sistem presidensial, rakyat memberikan mandat kepada dua pihak sekaligus yakni kepada Presiden melalui Pilpres guna menjalankan pemerintahan. Sedangkan anggota DPR memiliki tugas untuk mengontrol jalannya pemerintahan.

"Jadi sejatinya DPR itu memang secara keseluruhan adalah penyeimbang pemerintahan yang mengontrol jalannya pemerintahan. Tentu anggota DPR yang ada fungsionarisnya di kabinet akan bertindak berbeda seperti kami PKS yang di kabinet tidak ada," papar Sohibul Iman didampingi Surya Paloh dan Sekjen masing-masing partai.


Sohibul Iman pun menilai, Partai Nasdem jika bersikap kritis tentu tetap akan pada kesadaran penuh bahwa mereka juga adalah bagian dari koalisi pemerintahan. Sikap politik itu berbeda dengan sikap kritis PKS yang sepenuhnya berada di luar pemerintahan.

"Kalaupun nanti Bang Surya dan pasukannya kritis atas pemerintah saya kira tetap pada kesadaran Nasdem ada di dalam pemerintahan. Tentu berbeda dengan kritiknya PKS. Secara subtansi hakikatnya DPR adalah penyeimbang pemerintah," papar Sohibul Iman.

Selain Surya Paloh, Partai Nasdem membawa jajaran pimpinan termasuk yang sudah menjadi pejabat publik seperti Menkominfo yang juga Sekjen Nasdem Johnny G Plate, Ketua DPP yang juga Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dan segenap pimpinan teras DPP Nasdem.

Kedatangan rombongan Nasdem itu, disambut langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Suharna Surapranata, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekjen Mustafa Kamal dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya