Berita

Ilustrasi karhutla di Indonesia/Net

Politik

Tak Gentar, Indonesia Siap Bahas Asap Karhutla Di KTT ASEAN Ke-35

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 17:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengaku siap jika negara-negara anggota ASEAN membahas perihal kabut asap yang dihasilkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-35, Kamis besok (31/10).

Demikian yang diungkapkan oleh Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Jose Tavares ketika melakukan briefing media di Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).

"Soal asap, kita tidak tahu apakah negara anggota ASEAN lainnya akan angkat. Namun Indonesia siap jelaskan, kalau kita sudah ambil berbagai langkah dan sudah dipadamkan secara cepat," ujar Dirjen ASEAN tersebut seraya menambahkan bahwa karhutla dipengaruhi oleh kondisi iklim yang di luar kontrol manusia.


Meski demikian, pria yang akrab dipanggil Pak Jose ini mengaku memang ada human reclessness dalam hal pembakaran lahan. Namun, pemerintah telah mengambil langkah tegas dengan menahan lebih dari 200 orang tersangka, termasuk wakil dari perusahaan-perusahaan.

Indonesia, menurutnya, bahkan telah menyegel lahan perusahaan yang terbakar agar tidak digunakan. "Ini (adalah) langkah tegas pemerintah yang serius tangani trans boundary haze pollution," jelasnya.

Karhutla yang terjadi di Sumatra dan Kalimantan telah menjadi bencana rutin yang melanda Indonesia. Asap yang dihasilkan oleh karhutla di Indonesia bahkan kerap "terekspor" ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Dengan adanya kasus ini, Indonesia kerap kali mendapatkan surat protes dari negara-negara tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya