Berita

Komjen Idham Azis saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR/RMOL

Presisi

Tutup Fit & Proper Test, Komjen Idham Kutip Ucapan Almarhum Habibie

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon tunggal Kapolri, Komisaris Jenderal Pol Idham Azis selesai menjalani fit & proper test atau uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI.

Proses ujian yang berlangsung hampir dua jam itu ditutup oleh Idham dengan mengutip nasihat yang pernah dituliskan Presiden Ketiga RI, almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie).

"Izinkan kami mengutip apa yang dikatakan Bapak Habibie," kata Idham di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10).


"Kepada Tuhan, saya tidak akan bertanya mengapa kenapa dan bagaimana, namun jika hamba diperkenankan mengajukan satu permohonan, maka berilah hamba petunjuk serta kekuatan untuk mengambil jalan yang benar sesuai dengan kehendak-Mu," paparnya menutup ujian.

Dalam fit & proper test, mantan Kapolda Metro Jaya ini menyebutkan dia ingin mewujudkan Polri sebagai promoter dengan merumuskan tujuh program prioritas dan lima komitmen Polri.

"Maka jika diberikan kepercayaan amanah sebagai Kapolri, saya akan melakukan program penguatan Polri yang Promoter menuju Indonesia maju," jelasnya.

Idham menyiapkan tujuh program prioritas jika menjadi Kapolri, yakni mewujudkan SDM unggul, pemantapan harkamtibnas, penguatan gakkum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi polisional, penataan kelembagaan dan penguatan pengawasan.

Sementara lima komitmen Polri yang akan dijalankan Idham adalah mengamankan program pembamgunan nasional, memantapkan soliditas internal dan sinergitas TNI-Polri, mewujudkan insan Bhayangkara yang bersih dan bebas KKN.

Kemudian, menuntaskan kasus yang menjadi perhatian publik dan menyiapkan suksesi pimpinan polri selanjutnya.

Dalam uji kepatutan dan kelayakan itu juga, Idham Azis diharusnya menandatangani pakta integritas yang disediakan oleh Komisi III DPR.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya