Berita

Komjen Idham Aziz jalani uji kelayakan di Komisi III DPR/RMOL

Presisi

Di Hadapan Komisi III, Idham Aziz: Polri Komitmen Kawal Agenda Pembangunan Nasional

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisaris Jenderal Idham Aziz mengakui tantangan institusi Polri kedepan tidaklah mudah. Di hadapan anggota Komisi III, Idham  menjadi calon tunggal Kapolri memastikan akan berkomitmen mengawal pemerintah.

"Polri terus berkomitmen untuk dapat mendukung dan mengawal agenda pemerintah serta program pembangunan nasional," ujar Idham saat menjalani ujia kelayakan dan kepatutan di Ruang Rapat Komisi III DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10).

Idham menjelaskan, sejumlah agenda besar sudah menanti korps Bhayangkara. Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyebutkan beberapa agenda penting diantaranya, pengamanan 270 Pilkada serentak, dan juga Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua.


"(Berikutnya) masalah intoleransi, radikalisme, unras anarkis, konflik sosial, karhutla serta berbagai kejahatan yang menjadi atensi publik dan merugikan kekayaan negara seperti korupsi, siber, narkoba, ilegal fishing, ilegal mining dan kejahatan jalanan," jelasnya.

Idham optimis dengan tagline Polri Promoter maka tugas-tugas berat itu dapat dijalankan dengan baik.

Selain itu, terkait kepercayaan publik, Idham mengaku bahwa dalam berbagai survei Polri semakin dipercaya oleh masyarakat.

"Dengan segala kerendahan hati kami mengucapkan yang setulusnya kepada masyarakat Indonesia semakin memberikan kepercayaan kepada Polri," ungkapnya.

"Juga terima kasih jajaran TNI dan seluruh lembaga negara yang telah memberikan dukungan atas capaian ini," demikian kata Kabareskrim saat ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya