Berita

Menlu Iran dan Menlu Rusia/Net

Dunia

Iran Dan Rusia Satu Suara Kecam Langkah Trump Pertahankan Militer AS Di Ladang Minyak Suriah

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran dan Rusia mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mempertahankan kehadiran militer di dekat ladang minyak di timur laut Suriah.

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam pertemuan di Jenewa, Swiss pada Selasa malam (29/10).

"Sepertinya Amerika Serikat akan tetap melindungi minyak. Dan setidaknya Presiden Trump jujur ​​mengatakan apa yang ingin dilakukan Amerika Serikat," kata Zarif seraya tertawa.


"Iran dan Rusia ada di sana atas undangan pemerintah Suriah, dan kami berniat untuk tinggal di sana selama pemerintah Suriah dan rakyat Suriah menginginkan kami berada di sana," tambahnya.

Sementara itu Lavrov mengatakan bahwa kembalinya pasukan Amerika Serikat ke Suriah, setelah transfer mereka ke Irak dengan dalih melindungi cadangan minyak di Suriah dari kelopok militan ISIS adalah ilegal.

"Intinya adalah bahwa setiap eksploitasi ilegal sumber daya alam dari negara berdaulat tanpa persetujuannya adalah ilegal dan itu adalah pandangan yang kami bagi," tambahnya.

"Rekan-rekan Amerika Serikat kami menyadari posisi kami dan kami akan mempertahankan posisi itu," demikian Lavrov, seperti dimuat Reuters.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya