Berita

Adhie Massardi/Net

Politik

Percuma Ada Oposisi Kalau Pendapatnya Disamakan

RABU, 30 OKTOBER 2019 | 05:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebebasan berpendapat merupakan syarat mutlak sebuah negara bisa disebut demokrasi. Setiap warga harus mendapat jaminan dalam menyampaikan segala aspirasi.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menegaskan bahwa demokrasi tidak perlu menghadirkan oposisi sebagai lawan dari pemerintah. Cukup dengan memberi jaminan warga bersuara.

“Demokrasi itu syarat utamanya ada jaminan atas perbedaan pendapat, bukan adanya oposisi,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (29/10).


Baginya, kehadiran kelompok oposisi di negara demokrasi akan sia-sia jika pendapat yang disampaikan sudah lebih dulu disamakan oleh pemerintah.

“Jadi tidak ada artinya,” sambung ketua umum Perkumpulan Swing Voters (PSV) Indonesia itu.

Sementara jika kebebasan pendapat ditiadakan, sambung mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid itu, maka sama saja negara mengubah diri menjadi otoriter.

“Kalau setiap yang beda pendapat disikat, namanya bukan demokrasi,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya