Berita

Wahyu Sakti Trenggono dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Soal "Kamu Kerja Aku Tidur", Sekelas Prabowo Tak Mungkin Bercanda Tanpa Tujuan

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 17:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada makna tersendiri dalam candaan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto kepada Wakil Menterinya, Sakti Wahyu Trenggono saat pelantikan wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo.

Pengamat komunikasi politik Universitas Mercu Buana, Maksimus Ramses Lalongkoe berpandangan, candaan 'kamu yang kerja, aku yang tidur' yang diutarakan Prabowo kepada wakilnya tak mungkin keluar tanpa sebab.

"Guyonan politisi itu, apalagi sekelas Prabowo selalu penya makna dan selalu punya tujuan," kata Ramses kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/10).


Trenggono sendiri merupakan mantan bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf semasa kampanye dengan seteru Prabowo-Sandi. Tak sedikit publik yang menduga keberadaanya di Kementerian Pertahanan sengaja diplot Jokowi untuk mengawasi kerja Menhan.

Indikasi ketidaksukaan Prabowo terhadap menterinya juga terlihat dalam acara penyambutan Wakil Menteri Pertahanan di gedung Jenderal Soedirman, Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat lalu(25/10).

Saat itu, Prabowo absen dan memilih untuk melakukan kegiatan di Hambalang.

Bisa jadi pesan itu punya makna bahwa dia tidak suka dengan Wamennya. Apalagi saat Wamennya datang, Prabowo enggak hadir, itu juga tanda-tandanya," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya