Berita

Saling hormat Menhan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Politik

Pernah Dilarang, Prabowo Diundang AS Setelah Jadi Menhan

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 11:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Amerika Serikat memastikan telah memperbolehkan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto untuk memasuki wilayah negara adidaya itu.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10).

"Memang sejak jadi Menhan ada beberapa dari negara yang kemudian bersilahturahmi kepada Pak Prabowo, termasuk dari tim Amerika Serikat," ujar Dasco.


Dalam silaturahmi itu, jelasnya, utusan Amerika Serikat memberikan undangan kepada Prabowo dalam kapasitasnya sebagai menteri untuk berkunjung ke negara paman sam.

Kendati demikian, Prabowo belum menjadwalkan kunjungannya lantaran masih disibukkan dengan tugas internal Kemenhan.

"Pak Prabowo masih sibuk menata, mempelajari dan kemudian membuat rencana-rencana untuk departmen pertahanan. Sehingga rencana keluar negeri itu termasuk ke Amerika belum terjadwalkan," tutupnya.

Sebelumnya, Prabowo pernah dicegah untuk masuk ke AS pada tahun 2000. Saat itu, visa mantan Danjen Kopassus ini ditolak saat akan menghadiri wisuda sarjana anaknya di Boston.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya