Berita

Edhy Prabowo akui ada banyak PR yang harus dikerjakan KKP/Humas KKP

Politik

Edhy Prabowo Inginkan Sinergi Dalam Pemberantasan Illegal Fishing

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 09:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai sosok yang baru menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyadari ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukannya. Terutama dalam mengatasi illegal fishing yang masih terus terjadi di perairan Indonesia.

Menurut Edhy, kebijakan pemberantasan illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing yang telah diterapkan KKP selama ini sudah sangat baik.

Kendati begitu, menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, KKP memiliki pekerjaan rumah (PR) yang besar untuk memastikan wilayah perairan Indonesia bisa bebas dari kapal asing. Di antaranya dengan memperkuat pengawasan internal.


“PSDKP kita punya 38 kapal. Tapi apakah 38 kapal kita itu punya kekuatan untuk mengejar (pelaku illegal fishing)? Jangan-jangan kekuatan kapal kita hanya 20 knot, ternyata musuh lebih dari itu," ucap Edhy.

"Ini juga tidak bisa dilakukan sendiri. Harus sinergi dengan semua pihak terkait,” imbuhnya saat menyambangi dua pelabuhan di Jakarta, Senin (28/10).

Pemberantasan illegal fishing memang menjadi salah satu program prioritas Menteri KKP, Edhy Prabowo. Bahkan, kini persoalan IUU sudah coba diangkat KKP ke ranah global.

Seperti yang disampaikan Dirjen Perikanan Tangkap KKP, M Zulficar Mochtar, dalam KTT tentang Keselamatan Kapal Perikanan dan IUU Fishing di Malaga, Spanyol, beberapa waktu lalu. Indonesia menyatakan telah menerapkan aturan tegas dalam upaya memberantas IUU Fishing di wilayah kedaulatan mereka.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya