Berita

Bentrok di tengah aksi unjuk rasa di Hong Kong/Net

Dunia

Mahasiwa Ini Kembangkan Game Virtual Soal Gelombang Protes Di Hong Kong

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 07:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekelompok mahasiswa di Hong Kong mengembangkan game realitas virtual yang memungkinkan orang untuk mengalami pengalaman berada di tengah aksi demonstrasi anti-pemerintah di wilayah tersebut. Game itu menawarkan pandangan pengunjuk rasa garis depan.

Dikabarkan Reuters, game itu memungkinkan pemain untuk menghindari gas air mata, merunduk di belakang penghalang yang terbakar dan melarikan diri dari polisi anti huru hara.

"Ini memungkinkan Anda untuk mengalami krisis apa yang mungkin dilalui oleh pemrotes garis depan," kata Lam, seorang pengembang 30 tahun yang menutupi wajahnya dan tidak ingin memberikan identitas lengkapnya karena dia berpartisipasi dalam gelombang protes di Hong Kong.


Game itu dikembangkan dengan tujuan agar semakin banyak orang yang bisa merasakan atau mengetahui perjuangan yang digaungkan oleh pengunjuk rasa Hong Kong agar China melepaskan "cengkramannya".

Lam mengembangkan permainan itu dengan dua teman sekelasnya.

Bagi para pengembang, permainan protes itu sendiri adalah cara mereka melakukan protes.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya