Berita

Nancy Pelosi/Net

Dunia

Formalkan Penyelidikan Pemakzulan Trump, Pelosi Gelar Pemungutan Suara Di DPR

SELASA, 29 OKTOBER 2019 | 06:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi mengumumkan bahwa dia akan melakukan pemungutan suara untuk memformalkan penyelidikan pemakzulan yang sedang berlangsung terhadap Presiden Donald Trump.

Dia menjelaskan bahwa komite aturan DPR Amerika Serikat akan bersidang pada hari Rabu (30/10) untuk menyusun resolusi yang menetapkan jalannya penyelidikan bergerak maju, termasuk jadwal untuk memindahkan investigasi dari setoran tertutup ke audiensi publik.

Langkah ini diambil Pelosi karena pemerintahan Trump sebelumnya berpendapat bahwa penyelidikan pemakzulan yang diluncurkan pada 24 September lalu tidak valid karena DPR belum mengadakan pemungutan suara untuk memformalkannya.


Sedangkan Pelosi mengklaim bahwa bahwa tidak ada konstitusi Amerika Serikat yang secara eksplisit menyebut bahwa jika DPR ingin melakukan pemakzulan butuh pemungutan suara seperti itu.

"Argumen ini tidak pantas," kata Pelosi dalam sebuah surat kepada rekan-rekannya di DPR. Meski begitu, Pelosi memutuskan untuk menggelar pemungutan suara untuk memformalkannya.

“Untuk menghilangkan keraguan apakah pemerintahan Trump dapat menahan dokumen, mencegah kesaksian saksi, mengabaikan panggilan pengadilan yang sah, atau melanjutkan penghalang dari panggilan pengadilan yang sah oleh DPR," sambungnya, seperti dimuat The Guardian.

Pemerintahan Trump belum memberikan respon atas rencana tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya