Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Demokrat: Trump Raup Keuntungan Politik Dari Kematian Pemimpin ISIS

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 21:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengumuman yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kematian pemimpin kelompok militan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi akhir pekan kemarin menuai apresiasi di satu sisi, dan kritik di sisi lain.

Baghdadi diketahui meninggal dunia setelah meledakkan bom bunuh diri karena terpojok di sebuah terowongan di Suriah setelah dikejar oleh pasukan Amerika Serikat yang melakukan operasi perburuan.

Trump mengkonfirmasi kematiannya dalam sebuah pengumuman pada Minggu (27/10).


Namun klaim Trump akan operasi militer yang berujung pada tewasnya Baghdadi dianggap berlebihan. Kritik tersebut datang dari kubu Demokrat.
Trump dituduh menggunakan operasi perburuan Baghdadi untuk keuntungan politik bagi dirinya sendiri, yakni meningkatkan simpati dan dukungan.

Tuduhan itu bukan tanpa landasan, pasalnya, saat mengumumkan kematian Baghdadi, Trump menggarisbawahi bahwa hal itu adalah prioritas keamanan nasional utama dari pemerintahannya.
Dia juga menekankan bahwa Amerika Serikat tidak segan melenyapkan kelompok militan itu atas arahannya sebagai panglima tertinggi.

Dikabarkan NHK (Senin, 28/10), Senator Kamala Harris, bakal calon pesaing Trump dalam pemilu presiden 2020 mendatang, menilai bahwa kredit atas keberhasilan operasi tersebut bukan dialamatkan pada Trump, melainkan pada anggota pasukan khusus Amerika Serikat dan komunitas intelijen, yang telah mendedikasikan hidupnya untuk keamanan nasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya