Berita

Kabinet Indonesia Maju/Net

Politik

Pengamat: Cukup Setengah Tahun Bagi Jokowi Mereshuffle Kabinet, Menteri Dari Parpol Paling Aman

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 09:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Susunan Kabinet Indonesia Maju yang sudah mulai bekerja di bawah komando Presiden Joko Widodo diprediksi tak akan bertahan lama.

Pengamat politik Nyarwi Ahmad berujar, reshuffle kabinet bahkan bisa terjadi kurang dari satu tahun semenjak pembentukan.

"Jika ada hal-hal yang dipandang kurang atau tidak memuaskan terkait visi misi presiden, bukan tidak mungkin ada reshuffle dalam jangka waktu sekitar satu tahun atau bahkan enam bulan," ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (28/10).


Baginya, ada beberapa faktor yang dapat memicu percepatan reshuffle. Pertama, reshuffle menteri akan terjadi jika tidak mampu merealisasikan visi misi atau target presiden.

Ia melanjutkan, Presiden Jokowi akan melakukan evaluasi subjektif atas kinerja dan capaian para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju. Jika dipandang bagus, maka reshuffle tak akan terjadi dalam jangka waktu dekat.

Terakhir, pendapat atau persepsi kepuasan publik atas kinerja menteri juga sangat menentukan sikap Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle terhadapa menterinya.

Di sisi lain, saat disinggung sosok menteri yang kemungkinan diganti cepat, ia lebih merujuk pada latar belakang menteri. Baginya, menteri yang berasal dari partai politik akan cenderung lebih aman dibanding profesional.

"Kecuali parpolnya mulai dipandang tidak loyal pada pemerintahan Jokowi. Tapi untuk jangka dua tahun ke depan, sepertinya loyalitas parpol-parpol tersebut tak banyak mengalami perubahan sehingga kecil kemungkinan menteri-menteri dari parpol tersebut masuk dalam daftar rushuffle," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya