Berita

Unjuk rasa pro-persatuan Catalunya/The Guardian

Dunia

80 Ribu Pengunjuk Rasa Turun Ke Jalan Suarakan Persatuan Catalunya

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 09:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gelombang protes di wilayah Catalunya, Spanyol belum juga redup. Jika biasanya ribuan pengunjuk rasa turun ke jalanan Barcelona untuk menyuarakan kemerdekaan dari Spanyol, kali ini aksi sebaliknya justru terjadi.

Sekitar 80 ribu orang turun ke jalanan di Barcelona pada akhir pekan kemarin (Minggu, 27/10) untuk menyuarakan penentangan akan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol. Mereka menyerukan persatuan di seluruh negeri dan ko-eksistensi di Catalunya.

Suara persatuan itu digemakan pasca dua minggu gelombang protes pro-kemerdekaan Catalunya.


Aksi kontra-kemerdekaan Catalunya yang digelar akhir pekan kemarin itu diselenggarakan oleh Societat Civil Catalana (SCC), yakni sebuah kelompok payung partai-partai politik dan badan-badan sipil yang ingin Catalunya tetap menjadi bagian dari Spanyol.

Pihak SCC mengklaim bahwa partisipan yang hadir dalam aksi tersebut berjumlah hingga 400 ribu orang. Namun polisi setempat memperkirakan bahwa jumlahnya lebih kecil dari itu, yakni hanya 80 ribu orang.

Para pengunjuk rasa yang mengambil bagian dalam aksi tersebut menggemakan slogan, "Untuk hidup berdampingan, demokrasi dan Catalunya. Cukup!". Banyak di antara mereka membawa bendera dan plakat atau poster yang bertuliskan "Kami juga Catalunya".

Aksi tersebut didukung oleh partai Sosialis yang berkuasa di Spanyol, yakni partai Rakyat konservatif (PP) dan partai tengah kanan, Warga Negara.

Para pemimpin PP dan Warga Negara, Pablo Casado dan Albert Rivera masing-masing bergabung dalam aksi unjuk rasa.

Casado mengatakan bahwa Catalunya adalah bagian fundamental dari Spanyol.

"Di atas segalanya, itu adalah tanah yang sepenuhnya menentang kekerasan, intoleransi dan sektarianisme gerakan kemerdekaan," tegasnya.

Hal senada juga digemakan oleh Rivera.

"Ada lebih banyak dari kita yang ingin bersatu daripada menginginkan perpisahan," ujar Rivera seperti dikabarkan The Guardian.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya