Berita

Aksi unjuk rasa di Irak/Net

Dunia

Unjuk Rasa Di Irak Semakin Anarki, Pelajar Ikut Turun Ke Jalan

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 08:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para pelajar Irak bergabung dengan gelombang protes anti-pemerintah di Baghdad untuk menentang tindakan keras petugas keamanan terhadap pengunjuk rasa akhir pekan kemarin.

Diketahui bahwa dalam aksi unjuk rasa pada Jumat dan Sabtu pekan kemarin, sebanyak 74 warga Irak meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka karena bentrok dengan pasukan keamanan di tengah aksi unjuk rasa anti-pemerintah.

Dengan demikian, jumlah korban meninggal dunia selama gelombang aksi unjuk rasa di Irak yang terjadi sejak awal Oktober lalu adalah sebesar 231 orang.


Para pelajar geram dengan kondisi tersebut dan memutuskan untuk menyatukan suara untuk turun ke jalanan. Akibatnya, sejumlah sekolah dan universitas terpaksa ditutup.

Para pelajar itu melakukan aksi pada hari Minggu (27/10) yang berpusat di Zona Hijau di pusat ibukota.

Protes ini adalah kelanjutan dari gelombang  demonstrasi yang digerakkan karena protes masalah ekonomi yang dimulai pada awal Oktober.

Dikabarkan Al Jazeera, gelombang unjuk rasa ini telah menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan Perdana Menteri Abdul Mahdi. Dia berjanji untuk mengatasi keluhan para demonstran dengan merombak kabinetnya dan memberikan paket reformasi.

Namun, langkah itu tidak banyak membantu memadamkan kemarahan para pengunjuk rasa. Mereka bukan hanya terfokus pada pemerintahan Mahdi tetapi juga pada pembentukan politik Irak yang lebih luas, yang mereka katakan telah gagal meningkatkan kehidupan warga negara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya