Berita

Netanyahu dan Gantz/Net

Dunia

Akhiri Kebuntuan Politik, PM Israel Dan Oposisi Buka Dialog

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 07:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Benny Gantz membuka pintu dialog baru untuk mencari jalan tengah persatuan negara demi menghindari pemilihan parlemen ketiga tahun ini.

Dialoh terbaru dilakukan pada Minggu (27/10) dan merupakan putaran pertama pembicaraan langsung keduanya sejak Presiden Israel Reuven Rivlin menugasi Gantz yang merupakan mantan kepala militer untuk membentuk pemerintah.

Langkah ini diambil di tengah kebuntuan politik yang dialami Israel menyusul pemilihan yang tidak meyakinkan bulan lalu di mana Partai Likud Netanyahu maupun Partai Biru dan Putih Gantz sama-sama mengantongi kekuatan suara yang hampir sama.


Biru dan Putih menguasai 33 kursi di parlemen dan Likud memegang 32 kursi. Kedua partai bersama-sama memiliki cukup dukungan untuk membentuk pemerintahan. Namun pembicaraan sebelumnya gagal membuat kedua kubu untuk membentuk pemerintahan persatuan.

Meski begitu, dialog terbaru belum membuahkan hasil signifikan.

"Keduanya membahas struktur opsi politik yang tersedia," kata sebuah pernyataan bersama kedua belah pihak.

"Pertemuan lain sudah diantisipasi antara keduanya," sambungnya seperti dimuat Al Jazeera.

Dalam pernyataan yang sama disebut, meski keduanya mendukung gagasan kesepakatan persatuan, namun mereka tidak sepakat tentang siapa yang harus memimpinnya.

Netanyahu ingin sekutu agama dan nasionalis tradisionalnya duduk bersama Likud dan Biru Putih.

Sedangkan Gantz tidak ingin membentuk pemerintahan dengan sekutu garis keras Netanyahu. Dia juga menolak untuk melayani di bawah pemerintahan yang dipimpin Netanyahu karena tengah menghadapi kemungkinan dakwaan untuk tuduhan korupsi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya