Berita

Kebakaran di California/CNA

Dunia

Kebakaran Sulit Dipadamkan, Gubernur California Tetapkan Keadaan Darurat

SENIN, 28 OKTOBER 2019 | 06:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur California Gavin Newsom menyatakan keadaan darurat di seluruh negara bagian tersebut pada hari Minggu (27/10). Langkah itu diambil karena kebakaran lahan yang tidak kunjung padam. Api justru semakin besar karena dipicu oleh angin.

Akibatnya, petugas darurat terpaksa melakukan evakuasi paksa ribuan orang dan melakukan pemadaman listrik besar-besaran.

Kebakaran mengancam kota-kota wisata di wilayah Sonoma yang terkenal dengan anggurnya di negara bagian itu.


Kebakaran yang disebut Kincade Fire itu terjadi di utara San Francisco, menyebar hingga 12 ribu hektar dalam semalam. Sedangkan pada Minggu (27/10), hanya sekitar 10 persen dari kebakaran itu yang berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran tersebut, puluhan rumah dan kilang anggur, termasuk Soda Rock Winery yang dibangun pada tahun 1869 hancur.

Kebakaran itu sendiri merupakan yang paling dahsyat di California tahun ini dierparah dengan hembusan angin kencang hingga 145 kilometer per jam.

Demi mencegah situasi semakin buruk, Gubernur Gavin Newsom menyatakan keadaan darurat di seluruh negara bagian.

"Kami sedang mengerahkan setiap sumber daya yang tersedia, dan sedang berkoordinasi dengan banyak lembaga saat kami terus menanggapi kebakaran ini," kata Newsom dalam sebuah pernyataan.

"Sangat penting bahwa orang-orang di zona evakuasi memperhatikan peringatan dari pejabat dan responden pertama, dan memiliki sumber daya lokal dan negara yang mereka butuhkan saat kita memerangi kebakaran ini," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya