Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Satu Suara, Bakal Calon Presiden Dari Demokrat: Trump Picu Rasisme Di AS

MINGGU, 27 OKTOBER 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai telah memantik isu rasisme di negeri Paman Sam selama kepemimpinannya.

Begitu kata sejumlah bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat yang berkampanye di South Carolina pada akhir pekan ini (Sabtu, 26/10). Di antara mereka terdapatMantan Wakil Presiden Joe Biden, Senator Bernie Sanders dari Vermont dan lima bakal calon presiden dari Demokrat lainnya berpartisipasi dalam forum di Benedict College.

Pernyataan itu dibuat selang sehari setelah Trump dianugerahi penghargaan untuk karyanya tentang peradilan pidana. Hal itu memicu kemarahan di antara para bakal calon presiden lainnya.
"Mari kita perjelas, ini adalah seseorang yang tidak menghormati suara-suara yang telah hadir selama beberapa dekade tentang perlunya reformasi," kata Senator Kamala Harris dalam acara tersebut.

"Mari kita perjelas, ini adalah seseorang yang tidak menghormati suara-suara yang telah hadir selama beberapa dekade tentang perlunya reformasi," kata Senator Kamala Harris dalam acara tersebut.

Mantan jaksa agung distrik dan jaksa agung negara bagian di California itu juga mengkritik Trump karena menggambarkan penyelidikan pemakzulan terhadap dirinya sebagai aksi main hakim sendiri.

Dalam kesempatan yang sama, Joe Biden juga mengutarakan keresahan yang sama.
"Saya tidak mengerti mengapa Trump mendapatkan penghargaan," ujarnya.

"Bukan hanya kata-katanya yang menimbulkan kebencian," kata Biden.

"Tindakan-tindakannya telah mengecewakan komunitas Afrika-Amerika, dan semua komunitas," tegasnya, seperti dimuat Reuters.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya