Berita

Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fahmi Salim (kanan)/RMOL

Politik

PP Muhammadiyah: Pendidikan Itu Bukan Hanya Soal Teknologi, Tapi Moralitas Bangsa

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 18:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ada beberapa hal yang menjadi kekecewaan PP Muhammadiyah terkait dengan keputusan Presiden Joko Widodo yang menunjuk Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI.

Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fahmi Salim berpandangan, selama ini kursi yang kerap diberikan kepada Muhammadiyah itu merupakan lembaga yang mengelola hajat orang banyak.

Oleh karenanya, sosok menteri yang ditunjuk harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan pendidikan di negeri ini.


"Kami kecewa bukan karena urusan pragmatis karena Muhammadiyah tidak terlibat dalam politik praktis, tidak terlibat dalam dukung mendukung Pilpres kemarin," ucap Fahmi Salim di acara diskusi Polemik di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10).

Baginya, mengelola pendidikan bukan hanya fokus pada teknologi, melainkan tentang moralitas bangsa.

"Pendidikan itu bersinggungan dengan hajat dan kepentingan yang besar. Inti pendidikan itu adalah moralitas bangsa dengan tujuan membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkarakter," sambungnya.

Atas dasar itu, ia khawatir pemilihan sosok Nadiem Makarim yang belakangan terkenal sebagai pemuda bertalenta di bidang teknologi dipandang sebelah mata oleh publik.

"Jangan sampai masyarakat memiliki persepsi susunan kabinet ini dilakukan serampangan, tidak memerhatikan aspirasi, situasi kebatinan rakyat dan stakeholder republik ini," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya