Berita

Pengenalan 12 Wakil Menteri/Net

Politik

Sebenarnya Jokowi Tidak Perlu Tunjuk Banyak Wamen, Cukup Maksimalkan Sekjen

SABTU, 26 OKTOBER 2019 | 00:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penunjukan 12 wakil menteri oleh Presiden Joko Widodo langsung menuai pro dan kontra di publik. Pasalnya, jumlah tersebut dinilai sebagian orang terlalu banyak dan akan membuat anggaran menjadi boros.

Dalam pandangan analis politik dari Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah, penunjukan 12 wamen memang tidak melanggar konstitusi. Namun, menurutnya, ada hal lain yang bisa dijadikan solusi jika memang kementerian yang memiliki wamen itu punya beban luar biasa.

Jokowi bisa melakukan efisiensi dengan memaksimalkan peran sekjen kementerian. Selain tidak boros anggaran, sekjen kementerian juga punya kompetensi mumpuni di bidangnya.


“Kementerian dengan kemapanan birokrasi, sebenarnya cukup memfungsikan sekjen, tidak sampai harus wamen,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/10).

Namun begitu, Dedi menilai solusi tersebut tidak mungkin dilakukan Jokowi. Sebab, Jokowi sebatas ingin mengakomodasi kepentingan politik kelompoknya.

“Dari sisi regulasi memang tidak ada yang dilanggar. Hanya soal etika politik dan obesitasnya kabinet. Tapi selain boros, jelas (penunjukan wamen) menandai Jokowi sebagai presiden mengakomodasi semua kepentingan politik,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya