Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Tunjuk 12 Wamen, Analis Politik: Ini Politik Bagi-bagi Kekuasaan

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 20:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Banyak kalangan yang menyayangkan Presiden Joko Widodo mendapuk 12 orang sebagai wakil menteri Kabinet Indonesia maju. Seluruh Wamen yang dipilih berasal dari kalangan profesional hingga tim pendukung Jokowi yang membantu memenangkan kontestasi Pilpres 2019 silam.

Analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan, adanya 12 wamen untuk pendamping menteri Jokowi tidak lain hanya sebatas politik akomodatif.

“Ini mengakomodir partai-partai pendukungnya. Karena partai yang punya kursi di parlemen diganjar menteri dan partai-partai yang tidak dapat kursi di parlemen diganjar Wamen,” ungkap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/10).


Ujang menjelaskan, pengangkatan wakil menteri merupakan akomodasi politik Jokowi untuk para pendukungnya baik dari partai maupun non partai.

“Politik bagi-bagi kekuasaan,” singkatnya.

Menurutnya, ada beberapa kementerian yang membutuhkan Wamen yakni kementerian yang memiliki banyak tugas. Dia menyebutkan beberapa kementerian diantaranya, Kemenkeu, Kemenlu, Kementerian BUMN, Kemenkumham, Kemendikbud, sehingga tidak perlu hingga 12 wamen.

“Jadi Wamen BUMN tak perlu dua. Yang dibutuhkan 6 Wamen, tapi yang diangkat 12. Bisa saja merupakan politik akomodasi,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya