Berita

Wamenhan, Wahyu Sakti Trenggono/RMOL

Politik

Trenggono: Dalam Pertahanan, Pengembangan Inovasi Dan Bisnis Sangat Dibutuhkan

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Wahyu Sakti Trenggono baru saja dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Jumat (25/10). Trenggono mengaku belum berani berbicara banyak saat memberikan sambutan dihadapan Staf Kemenhan.

"Saya baru masuk hari ini dan disambut sedemikian luar biasa. Saya berharap tidak terlalu ada gap antara saya, karena saya terbiasa di swasta yang cepat begitu lihat ada perubahan kita harus cepat, " ujar Trenggono di Kantor barunya di Kementerian Pertahanan, Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (25/10).

Kendati demikian, Trenggono mengatakan kalau kita bicara pertahanan dan ilmu persenjataan, barangkali perang masa depan itu bukan lagi dengan senjata. Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf itu menyebutkan saat ini senjata bisa dalam bentuk broadband teknologi artificial intelegen.


"Selama dua periode, saya sebagai tim sukses presiden tahu persis peranan teknologi informasi sudah begitu penting memberikan pengaruh seseorang," katanya.

"Dari sisi swasta, saya lebih banyak bekerja di bidang pengembangan inovasi dan bisnis," sambungnya.

Menurutnya, perkembangan sudah sangat maju. Pertahanan pun tidak hanya meliputi pengadaan alutsista namun juga pertahanan pangan dan kesehatan.

"Dalam perjalanan waktu saya ingin lebih mengenal kepada bapak dan ibu semua, baik secara pemikiran langsung maupun pemikiran progresif untuk kita tinggalkan kepada generasi yang akan datang," pungkasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya