Nadiem Makarim/Net
Nadiem Makarim/Net
Namun, Presiden Jokowi menjelaskan alasan pilihannya. Ia mengatakan bahwa lingkup pendidikan di Indonesia sangat luas. Ada 300 ribu sekolah dan 5 juta pelajar yang perlu menjadi perhatian. Tantangannya adalah bagaimana sekolah, pelajar, dan guru itu bisa ditangani dengan standar yang sama.
"Bayangkan mengelola sekolah, mengelola pelajar, manajemen guru sebanyak itu, dan dituntut oleh sebuah standar yang sama. Kita diberi peluang setelah ada yang namanya teknologi, yang namanya aplikasi sistem yang bisa mempermudah dan membuat lompatan, membuat loncatan sehingga yang dulu dirasa tidak mungkin sekarang mungkin," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10).
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01
Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55