Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Bongpret

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 07:38 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

INDONESIA mahakayaraya perbendaharaan keanekaragaman hayati tiada dua di planet bumi ini.

Beberapa jenis satwa khusus hanya hadir di Indonesia seperti misalnya komodo, anoa, cendrawasih, beruk mentawai, jalak bali, elang flores dan lain sebagainya.

Bermusuhan


Di Indonesia hadir pula dua jenis satwa yang semula tidak saling bermusuhan namun kemudian mendadak saling bermusuhan satu dengan lainnya yaitu cebong dan kampret padahal di negara lain sebenarnya tidak saling bermusuhan.

Hanya di Indonesia saja ternyata kedua jenis satwa yang sebenarnya semula secara alami tidak saling bermusuhan itu menjadi saling bermusuhan akibat didayasalahgunakan secara politis untuk kepentingan dua kelompok manusia yang saling bermusuhan akibat beda junjungan maka menjadi sengit saling bermusuhan.

Cebong selalu siap menghujat kampret dan sebaliknya kampret selalu siap menghujat cebong padahal sebenarnya kedua jenis satwa yang satu amfibia dan yang satu mamalia itu secara alami tidak saling bermusuhan sebab memang tidak saling punya kepentingan untuk saling bermusuhan.

Lazimnya yang amfibia asyik berenang di dalam air sebelum bermetaforsa menjadi katak sementara yang mamalia asyik berterbangan di angkasa apabila tidak sedang menggantung diri dengan kepala di bawah untuk tidur.

Berdamai

Hanya di Indonesia pula ada dua tokoh manusia sama-sama warga Indonesia yang semula saling sengit bermusuhan demi memperebutkan tahta kekuasaan lewat pemilu namun kemudian setelah pemilu usai langsung saling berangkulan demi berdamai sehingga para pendukung masing-masing kebingungan harus mendukung siapa.

Maka hanya di Indonesia pula terjadi fenomena evolusi biopolitis di mana dua jenis satwa yaitu cebong dan kampret yang semula tidak saling bermusuhan mendadak saling bermusuhan kemudian saling bingung sehingga akhirnya saling berdamai demi bersatupadu lalu melahirkan suatu jenis satwa baru.

Bongpret

Dan hanya di Indonesia serba penuh keajaiban ini pula bisa terjadi bahwa dua jenis mahluk yang semula saling tidak bermusuhan kemudian saling bermusuhan lalu kembali saling berdamai bahkan saling bermesraan sehingga menghadirkan jenis satwa baru blasteran alias campuran antara cebong dengan kampret maka menyandang sebuah nama perpaduan cebong dan kampret yang diawali dan diakhiri huruf konsonan mengapit dua huruf vokal  disela empat huruf konsonan berurutan yaitu bongpret.

Semoga kemesraan antara cebong dan kampret yang melahirkan bongpret tidak cepat berlalu sebab masih ada jenis satwa biopolitis lainnya yang menunggu diajak ikut bermesraan yaitu kadal gurun.

Penulis mendambakan kedamaian di Tanah Air Udara tercinta.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya