Berita

Pengujuk rasa Hong Kong membawa bendera Catalunya/AFP

Dunia

Suarakan Dukungan, Pengunjuk Rasa Hong Kong Bawa Bendera Catalunya Di Tengah Aksi

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan pengunjuk rasa Hong Kong menyuarakan dukungan bagi protes di wilayah Catalunya Spanyol. Dalam aksi yang digelar pada Kamis (24/10), sejumlah pengunjuk rasa di Hong Kong mengibarka bendera dan spanduk dukungan bagi Catalunya dan mendesak perjuangan untuk kebebasan bersama.

Mereka menyerukan kebebasan di Hong Kong dan juga Catalunya, serta mengecam tindakan keras yang dilakukan polisi Hong Kong dalam gelombang protes yang telah terjadi selama lima bulan belakangan.

"Saya datang karena saya pikir Catalunya membutuhkan dukungan, sama seperti Hong Kong," kata salah seorang pengunjuk rasa bernama Jason Chan.


"Mengejar demokrasi adalah nilai universal," tambah pria 22 tahun itu seperti dikabarkan Channel News Asia.

Para pengunjuk rasa Hong Kong berbagi kesamaan dengan para demonstran separatis di wilayah Catalunya yang diguncang oleh protes setelah sembilan pemimpin separatis dijatuhi hukuman penjara pada bulan ini. Mereka dihukum karena referendum kemerdekaan yang gagal pada tahun 2017 lalu.

Di Spanyol sendiri, semua partai politik, kecuali satu, secara konsisten menentang referendum kemerdekaan Catalunya. Namun partai separatis tidak dilarang dan wilayah tersebut telah diberikan otonomi politik dan kontrol atas sebagian anggarannya. Namun para pengunjuk rasa yang turun ke jalan menginginkan lebih dari itu, yakni kemerdekaan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya