Berita

Aksi Mahasiswa di depan Gedung DPR/Net

Politik

Jokowi Abu-abu Soal Perppu KPK, Mahasiswa UIN Jakarta: Jangan Salahkan Kami Aksi Lagi

JUMAT, 25 OKTOBER 2019 | 06:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menilai sikap Presiden Joko Widodo tidak jelas dalam menyikapi desakan mahasiswa untuk segera menertibkan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undangan (Perppu) tentang KPK.

Dalam hal ini mahasiswa UIN Jakarta terus mengawasi sikap pemerintah dalam menyambut desakan masyarakat soal pelemahan KPK.

Wakil Presiden Dema UIN Jakarta Riski Ari Wibowo mengatakan, mahasiswa masih mengawasi sikap Presiden Jokowi menyoal Perppu KPK. Pemerintah jangan terjebak pada uforia soal kabinet baru.


"Kami masih mengawasi sikap pemerintah dalam menyikapi desakan masyarakat soal Perppu tentang KPK. Presiden Jokowi jangan sampai terjebak pada uforia soal kabinet baru," ucap Riski kepada redaksi, Jumat (25/10).

Riski menilai, sikap mahasiswa yang sampai saat ini mengawasi pemerintah untuk segera mengeluarkan Perppu tentang KPK adalah hal wajar. Pasalnya ia menyebutkan, banyak janji Presiden Jokowi yang belum teralisasi.

"Sikap mahasiswa adalah yang paling realistis hari ini, maka hal wajar bila mahasiswa mengawasi sikap Presiden Jokowi. Sebab, kita tidak ingin kecolongan lagi oleh janji manis pemerintah. Apalagi menyangkut Perppu tentang KPK," sebut Riski.

Lanjut Riski, bila belum ada kejelasan soal sikap Presiden, pihaknya meminta jangan menyalahkan mahasiswa bila unjuk rasa jadi pilihan lagi.

"Kalau sikap Presiden Jokowi masih abu-abu seperti sekarang ini, ya jangan salahkan mahasiswa kalau turun ke jalan adalah pilihannya," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya