Berita

Taufik sindir PKS yang lama ajukan nama Cawagub DKI/RMOL

Politik

Sindir PKS Soal Cawagub DKI, Taufik: Kalau Mobil Mogok Harus Cari Tahu Penyebabnya

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 16:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mohammad Taufik menyayangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dinilai sangat lambat dalam urusan Cawagub DKI.

Menurut Ketua DPD Gerindra ini, PKS harusnya lebih agresif dalam menyerahkan nama Cawagub DKI. Mengingat Partai Gerindra yang juga merupakan partai pengusung Cagub DKI ini telah menyerahkan kursi Cawagub kepada PKS.

Namun sejauh ini PKS berkilah proses pemilihan Cawagub masih terganjal Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab).


"Iya tunggu Rapimgab, tapi itu kan harus ada komunikasinya. Kalau duduk-duduk saja ya mana bisa," sindir Taufik saat saat ditemui di Binakarna Room, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (24/10).

"Kalau mobil Anda mogok, kan Anda harus cari penyebabnya. Jangan Anda dorong-dorong terus. Tidak jalan itu mobil. Apakah bensin habis atau apanya, atau apinya yang tidak bagus," sambungnya.

Sejauh ini hak kursi Cawagub DKI dipegang PKS selaku partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017.

Dua nama telah diusulkan, yaitu Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto dan mantan Wakil Walikota Bekasi yang telah terpilih menjadi anggota DPR RI, Ahmad Syaikhu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya