Berita

Jokowi bersama Prabowo di Istana Negara/Net

Politik

Lewat Koalisi Pelangi, Jokowi Ingin Muluskan Agenda Pembangunan Nasional

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 14:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subinato resmi dilantik sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Prabowo menjadi salah satu nama dari 38 orang pejabat menteri atau kepala lembaga setingkat menteri yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (23/10).

Banyak kalangan yang menyayangkan mantan pesaing Jokowi di Pilpres April 2019 lalu itu harus menjadi bagian dari koalisi pemerintahan dan mengurusi kementerian teknis.

Direktur Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif'an menyatakan Jokowi berhasil membangun demokrasi gotong royong melalui koalisi pelangi. Meskipun dengan bergabungnya gerbong Prabowo, postur kabinet berubah menjadi gemuk.


Ali menduga dimasukkan Prabowo ke dalam Kabinet Indonesia Maju adalah upaya Jokowi menjaga keseimbangan politik. Tujuannya, untuk memuluskan berbagai agenda pembangunan nasional.  

"Masuknya Prabowo di Kementerian Pertahanan perlu dimaknai sebagai upaya Jokowi menjaga keseimbangan politik dan mengumpulkan kekuatan besar demi mewujudkan agenda pembangunan," urai Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/10).

Kata Ali, di periode keduanya, Jokowi ingin visi misinya berjalan dengan baik sehingga memilih lawan politik masuk ke koalisi pemerintahan.

"Jokowi ingin agenda-agenda pembangunan ke depan berjalan mulus, visi misi dapat dijalankan dengan baik, Meskipun koalisi gemuk ada plus minusnya. Minusnya tentu oposisi jadi lemah," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya