Berita

Protes di Bolovia/Net

Dunia

Di Tengah Perhitungan Suara, Presiden Bolivia Tuduh Rivalnya Siapkan Kudeta

KAMIS, 24 OKTOBER 2019 | 07:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Bolivia Evo Morales menuduh saingannya berupaya melakukan kudeta melalui protes yang dipimpin oleh oposisi selama tiga hari di seluruh negeri.

Tuduhan itu dilayangkan Morales pada Rabu (23/10) pasca pemilihan umum akhir pekan kemarin.

Dengan 97 persen suara dihitung, hasil resmi menunjukkan bahwa Morales mengantongi 46,49 persen suara, atau 9,5 poin lebih tinggi daripada saingan utamanya Carlos Mesa. Meski begitu, Morales masih kurang 10 persen suara yang diperlukan untuk langsung dinyatakan sebagai pemenang pemilu tanpa pemilihan putaran kedua.


Namun, dalam sebuah konferensi pers di ibukota administratif La Paz, Morales menegaskan kembali bahwa dia telah memenangkan pemilihan hari Minggu secara langsung dan menuduh saingannya tengah mengatur kudeta.

"Saya telah memanggil konferensi ini untuk mengecam di hadapan orang-orang dan seluruh dunia, bahwa kudeta sedang berlangsung, bahwa hak telah dipersiapkan sebelumnya dengan dukungan internasional," katanya, seperti dikabarkan Al Jazeera.
Pernyataannya itu disampaikan setelah tiga hari kerusuhan dan protes terjadi di seluruh negara yang terkurung daratan itu. Ribuan pemuda turun ke jalan menuduh Morales merusak pemilihan, Aksi protes tidak jarang diwarnai oleh kerusuhan dan kekerasan seperti pembakaran stasiun penghitungan dan kotak suara.

Bolivia sendiri diprediksi masih harus menggelar pemilu putaran kedua pada bulan Desember mendatang karena tidak ada calon presiden yang mengantongi ambang batas suara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya