Berita

Arsul Sani/RMOL

Politik

PPP: Sepanjang Menteri Agama Masih Muslim, Tidak Ada Persoalan

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak masalah dengan keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat Menteri Agama dari kalangan profesional.

Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani menyebut satu-satunya syarat menjadi Menteri Agama adalah seorang muslim sebagai represensi mayoritas Islam di Indonesia.

"Karena negara ini mayoritas umat Islam, sepanjang Menteri Agama itu masih seorang muslim ya tidak usah kita persoalkan juga," ujar wakil ketua MPR ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10).


Dua Menteri Agama terakhir dijabat oleh kader PPP. Keduanya adalah Surya Dharma Ali dan Lukman Hakim Syaifudin.

Adapun dalam pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju, Presiden mempercayakan Menteri Agama kepada Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.

Arsul menyebut ditunjuknya Fachrul bisa jadi sebagai terobosan baru Presiden bahwa Menteri Agama tidak selalu harus PPP.

"Itu kan ikhtiar Pak Jokowi untuk katakanlah keluar dari pakem tradisional. Sama juga dengan PPP kan selama ini ada anggapan bahwa Kementerian Agama pos tradisional PPP," jelasnya.

PPP dalam kabinet baru menempatkan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

"Ketua Bappenas itu kan pos yang berat lah buat saya," demikian Arsul.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya