Berita

St Burhanudin/Net

Politik

Ternyata, Jaksa Agung Adik Kandung TB Hasanuddin

RABU, 23 OKTOBER 2019 | 14:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tubagus Hasanuddin memberi pesan khusus kepada ST Burhanudin sebelum dipilih menjadi Jaksa Agung pemerintahan Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo melantik ST Burhanudin sebagai Jaksa Agung RI dalam pemerintahan periode 2019-2024

Ternyata, Burhanudin adalah adik kandung Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, TB Hasanuddin.


Kang Hasan, begitu dia karib disapa, menyebut jalan adiknya menjadi Jaksa Agung adalah murni dan tanpa ada campur tangan lobi-lobi politik.

"Dia profesional, beda dengan saya. Kalau saya memang masuk ke partai, kalau dia mah enggak ikut-ikutan. Jadi dia mah bener-bener sejak dari awal kuliah, selesai kuliah gitu. Kalau sama-sama di SMA saya ke akademi militer, dia sekolah hukum," kata Kang Hasan saat dihubungi wartawan, Rabu (23/10).

Kang Hasan menjelaskan, rekam jejak adiknya pernah menjabat Kejari Bangko, Jambi, Kejari Cilacap, Aspidum Kejari Jambi, Kejati Maluku Utara, Kejati Sulawesi Selatan, hingga menjadi Jaksa Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

"Jadi tidak berpolitik," ungkapnya tegas.

Kata dia, adiknya sempat berbincang sebelum ditunjuk sebagai Jaksa Agung. Dirinya tidak melarang Burhanuddin menjabat Jaksa Agung dan berpesan supaya tidak korupsi.

"Pernah bicara lalu saya sampaikan ya kamu bagaimana menurut kamu saja. Dan penting jadilah kamu diri sendiri kalau selama ini kamu benar-benar memegang teguh aturan ya terus begitu," jelasnya

"Dan saya pesan kalau memang dipercaya saya titip kamu taat pada aturan dan yang kedua jangan korup saya bilang. Dan itu dialog itu ketika kembali tadi malam setelah dipanggil hampir jam 10an ya," imbuh Anggota DPR RI ini.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya